Laman

Rabu, 21 Oktober 2009

SEJARAH SINGKAT "LOUIS VUITTON"


DI panggung Paris, rumah mode lain boleH Saling bersaing merebut perhatian fashionista dengan koleksi busana nan apik, namun Louis Vuitton punya cara sendiri untuk merebut

spotlight. Tidak dengan baju melainkan koleksi tas.

Marc Jacobs, sang direktur artistik, kembali menunjukkan kejeniusannya dalam merumuskan tren sekali

gus memikat hati konsumen. Koleksi terbarunya untuk Louis Vuitton membuktikan itu. Pada saat rumah mode lain sibuk menghadirkan total look lewat varian busana, Louis Vuitton menetapkan standarnya sendiri dengan memadankan koleksi busana dengan ragam tas tangan, mulai sling bag berdetail fluffy hingga high end clutch, semua tampil

memesona di atas catwalk.

"Di Louis Vuitton, tas adalah mode," ujar Jacobs singkat, menaikkan level tas dari aksesori menjadi mode itu sendiri. Tidak heran, mengingat sejarah Louis Vuitton yang diawali

dengan trunks dan travel bag.

Jacobs mengetengahkan gaya urban untuk koleksi tasnya kali ini. Messenger bag menjadi bentukan utama yang dihadirkan dalam berbagai gaya, denim untuk gaya kasual, patent leather, serta LV monogram untuk citra klasik, atau berdetail bulu dan tassel untuk gaya yang lebih edgy.

2 komentar:

  1. tau byk gak tntang louis vuitton??

    BalasHapus
  2. Konsisten untuk tetap menjadi yang terbaik. Nice post sist

    BalasHapus